Adab Wanita muslim dalam menjenguk orang sakit

Wanita muslimah yang senantiasa memperhatikan petunjuk Agamanya dia akan selalu menanamkan sifat Hormat-menghormati, menghargai juga senantiasa mempererat tali persaudaraan antara sesama, Oleh karna itu agar terciptanya hal tersebut, Islam menekankan kepada setiap pengikutnya untuk menjenguk terhadap saudaranya yang sedang sakit. Menjenguk orang sakit merupakan kebiasaan social Islam yang sangat menganjurkan yang kaidah-kaidahnya telah di letakkan oleh Rosulullah SAW. Bahkan beliu menjadikannya sebagai suatu kewajiban bagi setiap orang muslim, baik laki-laki maupun wanita, dan menjadi hak setiaip Muslim bagi saudaranya. Jika dia mengabaikan dan tidak melaksanakan hal tersebut maka dia telah berbuat dosa dan Zhalim terhadap dirinya sendiri. sebagaimana telah di terangka Rosullulah SAW  dalam sabdanya. tentang kewajiban antara satu Muslim dengan Muslim yang lainnya.yakni :
“ Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada lima yaitu:
Menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengantarkan jenayah, dan memenuhi undangan serta mendoakan orang yang bersin.” (Muttafaq Alaihi).

Wanita Muslimah yang berada dalam bimbingan islam pada saat menjenguk orang yang sakit tidak menganggap perbuatan itu sebagai suatu hal yang sukarela atau semata mata karna dan untuk memenuhi kewajibannya terhadap Muslim yang lain, sebagai mana yang telah di perintahkan Rosullulah SAW melalui sabdanya:
“Kunjungilah orang sakit berikanlah makan kepada orang yang kelaparan, dan lepaskanlah tawanan.” (HR. Bukhori)

Wanita Muslimah yang senantiasa mendapat pancaran sinar ajaran dari agamanya tidak akan merasa berat atau kesal dalam mengunjungi orang sakit karna suatu kesedihan, kebingungan dan kemurungan. Akan  tetapi dia akan merasa senang dan dengan jiwa yang lapang dalam menjenguk orang yang sakit. Hal itu hanya akan dilakukan oleh orang yang senantiasa memperhatikan dan merenungi  makna-makna yang terkandung dalam pelajaran atau petunjuk Allah dan Rosulnya.

Dalam AL-Qur’an dan hadits banyak diterangkan tentang perintah menjenguk orang sakit, karna dengan menjenguk orang sakit dapat menciptakan rasa persaudaraan antara sesama, diterangkan dalam sabda Nabi SAW  sebagai berikut :
“sesungguhnya orang Muslim apabila menjenguk saudaranya maka dia masih tetap berada di taman buah surge sehingga dia pulang kembali.” (HR.Imam Muslim).

Dan dipertegas lagi dalam sabdanya yang lain:
‘Tidaklah seorang muslim menjenguk saudaranya yang muslim pada pagi hari melainkan 70.000 Malaikat memohonkan ampunan sampai pada sore hari. Dan jika mereka menjenguk pada malam hari    maka  70.000 Malaikat akan memohon ampunan baginya sampai pagi hari tiba. Dan dia mendapat buah-buahan di surga.”

Menjenguk orang sakit disamping termasuk Ahlak yang mulia dan mewujutkan pengamalan dari ajaran Agama, juga memiliki pengaruh spikologis dari orang yang sakit dan keluarganya. Oleh karna itu Rosullulah selalu menekankan kepada setiap umatnya untuk membudayakan menjenguk orang sakit. Diantaranya keseriusan dan perhatian Rosullulah SAW terhadap menjenguk orang yang sakit itu adalah beliu telah meletakkan beberapa prinsip dan tata cara, yang senantiasa dipertahankan oleh para sahabat. Di antara tata caara tersebut adalah “Duduk di samping kepala orang yang berbaring diatas tempat tidur, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rosullulah SAW pada saat menjenguk pemuda yahudi, dan diberitakan oleh Ibnu Abbas ra. “Bahwasanya Rosullulah SAW menjenguk orang sakit duduk di sisi kepalanya. lalu mengucapkan  bacaan yang artinya seperti berikut:
‘Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhan pemilik Arsy yang Agung, semoga menyembuhkanmu.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*